Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Deret vorteks Kármán

Satu bilangan, Strouhal, mendatar di sekitar nol koma dua sepanjang empat orde besaran, dan dari situ kekerapan lepasnya pusaran mengikuti langsung. Setiap batang punya satu kecepatan paling berbahaya.

simulasiPusaran yang terlepas bergantian di belakang silinder
satuanSI (m, m/s, Hz)
Re6,32 × 10⁵
St0,270
f0,54 Hz
h/a0,281
lembarFP-01rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Nisbah jarak kedua baris pusarannya selalu nol koma dua delapan satuNilai terbitanvon Karman (1911), syarat kemantapan deret pusarannya0,2810000,281000nol
Bilangan Strouhal bertahan di sekitar nol koma dua puluh satuNilai terbitanRoshko (1954), NACA TR 1191, St = 0,212 − 2,7/Re0,2700000,270000nol
Kekerapan lepasnya berbanding lurus dengan kecepatan datangnyaSifat matematisBatasan bilangan Strouhal, f = St U / d, pada pita Strouhal yang mendatar2,00002,0000nol
Dan berbanding kebalikan dengan garis tengah silindernyaSifat matematisBatasan bilangan Strouhal, f = St U / d, pada pita Strouhal yang mendatar0,50000,5000nol
Tidak ada pusaran yang terlepas di bawah Reynolds empat puluh tujuhPerilakuBatas kemantapan pertama pada silinder bundar11nol
Penguncian ditandai tepat ketika kekerapannya mendekati getar alaminyaPerilakuJendela penguncian dua puluh persen di sekitar kekerapan alaminya11nol
  • Bukan tepat dua kali, karena bilangan Strouhal masih merayap sedikit bersama bilangan Reynolds
  • Alasan yang sama: bilangan Strouhal ikut berubah sedikit ketika Reynoldsnya berubah

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

St =f dUmendatar di sekitar 0,2 pada Re 300 sampai 200.000
ha= 0,281satu-satunya nisbah yang susunannya bertahan, menurut Kármán

Deret vorteks adalah salah satu dari sedikit hal dalam mekanika fluida yang dapat diramalkan hampir tanpa perhitungan. Satu bilangan, yaitu bilangan Strouhal, mendatar di sekitar nol koma dua sepanjang empat orde besaran bilangan Reynolds, dan dari situ kekerapan lepasnya pusaran mengikuti langsung dari kecepatan dibagi garis tengahnya. Kármán sendiri menghitung susunan yang stabil dan menemukan bahwa hanya satu nisbah jarak yang bertahan, yaitu nol koma dua delapan satu, dan susunan dengan nisbah lain terurai sendiri. Dua akibat yang perlu dipegang. Pertama, gaya yang dirasakan silindernya berayun pada kekerapan itu, tegak lurus arah aliran, dan besarnya pada keadaan terkunci dapat melebihi gaya seretnya sendiri. Kedua, karena kekerapannya berbanding lurus dengan kecepatan, setiap batang yang terkena arus atau angin punya satu kecepatan tertentu yang paling berbahaya baginya, dan kecepatan itu belum tentu kecepatan terbesar yang pernah dialaminya. Batang yang selamat pada badai bisa runtuh pada angin sedang.

rujukan

  1. 01Kármán, T. von (1911). Über den Mechanismus des Widerstandes. Nachr. Ges. Wiss. Göttingen, 509–517.
  2. 02Roshko, A. (1954). On the development of turbulent wakes from vortex streets. NACA Report 1191.
  3. 03Williamson, C.H.K. (1996). Vortex dynamics in the cylinder wake. Annu. Rev. Fluid Mech. 28, 477–539.
  4. 04Blevins, R.D. (1990). Flow-Induced Vibration, edisi ke-2.