Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Venturi

Penyempitan memaksa air mempercepat diri, dan percepatan itu dibayar dengan tekanan. Yang terbaca pada manometer bukan tinggi kecepatan di leher, melainkan selisih tinggi kecepatan antara leher dan pipa, dan selisih itulah yang paling sering terlupa.

simulasiTabung venturi klasik — garis tinggi tekan dan potongan pipa
satuanSI (m, m³/s)
β0,500
Δh0,500 m
Q25,3 l/s
C0,995
lembarFM-02rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Koefisien debit venturi klasik dengan leher hasil pemesinanNilai terbitanISO 5167-4, tabung venturi klasik0,99500,9950nol
Faktor kecepatan datang sama dengan satu per akar satu kurang beta pangkat empatNilai terbitanBentuk tertutup pada ISO 51671,0327961,032796nol
Kekekalan massa terpenuhi antara pipa dan leherSifat matematisKekekalan massa, dua penampang satu debit0,02527911m³/s0,02527911m³/snol
Menghitung balik beda tinggi tekan mengembalikan bacaan semulaPulang pergiRumus venturi harus dapat dibalik0,500000m0,500000mnol
Beda tinggi tekan sama dengan selisih tinggi kecepatan pada koefisien satuKonsistensi silangPersamaan Bernoulli tanpa kehilangan0,500000m0,500000m< 0,0001%
Leher yang lebih sempit memberi bacaan lebih besar pada debit yang samaPerilakuPerilaku yang harus berlaku pada alat beda tekanan11nol

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

Q = C1√(1 − β⁴)A₂ √(2 g Δh)β =D₂D₁
Δh =V₂² − V₁²2g0.3 ≤ β ≤ 0.75

Satu suku pada rumus ini yang paling sering hilang, dan hilangnya selalu ke arah yang sama. Beda tekanan yang terbaca bukan mengukur tinggi kecepatan di leher melainkan SELISIH tinggi kecepatan antara leher dan pipa, karena air di pipa sudah bergerak sebelum masuk. Mengabaikan hal itu membuat debit yang dihitung selalu lebih kecil daripada yang sebenarnya, dan besarnya kesalahan naik cepat terhadap perbandingan garis tengah: pada 0,5 sekitar tiga persen, pada 0,75 sudah lebih dari dua puluh persen. Faktor kecepatan datang pada tabel di samping adalah suku itu, dan lembar ini menghitung debit dengan dan tanpa suku itu supaya selisihnya terbaca sebagai angka. Hal kedua yang membedakan venturi dari pelat lubang terbaca pada panel atas: garis tinggi tekan menukik di leher lalu naik kembali hampir setinggi semula. Bagian yang tidak pulih itulah kehilangan tetap, dan kecilnya bagian itu berutang pada bagian membesar yang sengaja dibuat panjang dan landai, sehingga aliran tidak sempat terlepas dari dinding.

rujukan

  1. 01ISO 5167-4. Measurement of fluid flow by means of pressure differential devices — Venturi tubes.
  2. 02Miller, R.W. (1996). Flow Measurement Engineering Handbook, edisi ke-3. McGraw-Hill.
  3. 03Venturi, G.B. (1797). Recherches Experimentales sur le Principe de la Communication Laterale du Mouvement dans les Fluides.
  4. 04White, F.M. (2011). Fluid Mechanics, edisi ke-7. McGraw-Hill. Bab 6, alat ukur beda tekanan.