Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Vena contracta

Pancaran yang keluar dari lubang lebih sempit daripada lubangnya sendiri, dan penyempitan itu bukan akibat gesekan melainkan akibat bentuk geometri. Air tidak dapat berbelok tajam, jadi ia terus melengkung sebentar setelah keluar.

simulasiLubang berbibir tajam pada dinding tegak — potongan melintang
satuanSI (m, m³/s)
H1,500 m
Cc0,6200
Cv0,9800
Cd0,6076
lembarHS-07rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Koefisien kontraksi teoretis celah dua dimensiNilai terbitanPenyelesaian Kirchhoff, pi dibagi pi tambah dua0,6110150,611015< 0,0001%
Kecepatan tanpa kehilangan sama dengan rumus TorricelliNilai terbitanTorricelli (1643), akar dua g H5,424942m/s5,424942m/snol
Lintasan pancaran tanpa kehilangan memenuhi x kuadrat sama dengan empat H yNilai terbitanGabungan Torricelli dan gerak peluru, hasil tertutup0,735000m0,735000mnol
Koefisien debit adalah hasil kali kontraksi dan kecepatanSifat matematisDefinisi ketiga koefisien0,6076000,607600nol
Debit sama dengan kecepatan sesungguhnya dikali luas pancaranKonsistensi silangKekekalan massa di vena contracta0,01648097m³/s0,01648097m³/s< 0,0001%
Tanpa kehilangan kecepatan, tidak ada energi yang hilangSifat matematisSifat yang harus berlaku pada koefisien kecepatan sama dengan satu0,00000000m0,00000000mnol
  • Nilai acuannya ditulis dengan enam angka berarti, jadi toleransinya mengikuti penulisan itu, bukan ketelitian mesin.

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

V₀ = √(2gH)V = Cv V₀Q = Cc Cv A √(2gH)
x² = 4 H ylintasan tanpa kehilangan, g saling menghapusCc =ππ + 2celah dua dimensi

Dua koefisien bekerja berurutan di sini, dan menukarnya adalah kesalahan yang paling sering terjadi pada perhitungan lubang. Kontraksi mengurangi LUAS pancaran, bukan lajunya. Sebabnya bentuk geometri, bukan gesekan: air yang mendekati lubang dari atas dan dari bawah tidak dapat berbelok tajam tepat di bibirnya, sehingga garis arusnya masih melengkung sebentar setelah keluar. Di tempat lengkungan itu selesai, pancaran paling sempit dan garis arusnya sejajar, dan hanya di situ tekanannya nol. Itulah sebabnya penampang acuan bukan bibir lubang melainkan vena contracta, kira-kira setengah tinggi bukaan di hilirnya. Koefisien kecepatan mengurangi LAJU, dan inilah yang berasal dari gesekan di bibir lubang. Nilainya dekat sekali dengan satu, biasanya 0,97 sampai 0,99, jauh lebih dekat daripada koefisien kontraksinya. Hasil kali keduanya adalah koefisien debit, dan hanya hasil kali itulah yang dapat dibaca dari pengukuran debit. Untuk memisahkan keduanya diperlukan pengukuran kedua, dan yang paling murah bukan mengukur kecepatan melainkan mengukur lintasan pancarannya dengan meteran, karena lintasan tanpa kehilangan memenuhi hubungan x kuadrat sama dengan empat H y.

rujukan

  1. 01Vennard, J.K. & Street, R.L. (1982). Elementary Fluid Mechanics, edisi ke-6. Wiley. Bab tentang lubang dan pancaran.
  2. 02Lamb, H. (1932). Hydrodynamics, edisi ke-6. Cambridge University Press. Penyelesaian Kirchhoff untuk pancaran bebas.
  3. 03Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. Bab 14, pintu dan lubang.
  4. 04Henderson, F.M. (1966). Open Channel Flow. Macmillan. Bab 6, pintu sorong dan vena contracta.