Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Transisi kritis

Aliran melewati kondisi kritis tepat saat energi yang tersedia habis terpakai. Di sinilah kedua batasnya bertemu: kenaikan dasar terbesar dan lebar tersempit adalah dua cara memandang persamaan yang sama.

simulasiBatas tersendat, penyempitan dan kenaikan dasar bersamaan
satuanSI (m, m³/s)
q₂2,857 m²/s
yc₂0,941 m
Fr₂0,66
regimeSubkritis
lembarOC-04rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Kenaikan dasar terbesar sama dengan E₁ dikurangi 1,5 kali kedalaman kritisNilai terbitanChow (1959) Bab 3, syarat aliran tersendat0,21960m0,21960mnol
Tepat pada kenaikan dasar terbesar, bilangan Froude menjadi satuSifat matematisDefinisi kondisi kritis pada penampang tersendat1,000001,00000< 0,0001%
Energi spesifik kekal dikurangi kenaikan dasarKonsistensi silangKekekalan energi pada transisi tanpa gesekan1,63048m1,63048m< 0,0001%
Tanpa perubahan apa pun, kedalaman hilir sama dengan huluSifat matematisKeadaan batas yang harus dipenuhi model1,50000m1,50000m< 0,0001%
Mencari kedalaman dari energi lalu kembali menghasilkan angka semulaPulang pergiPersamaan energi spesifik dibalik dengan metode bagi dua1,500000m1,500000m< 0,0001%
Aliran tetap pada cabangnya selama belum tersendatPerilakuAliran tidak dapat berpindah cabang tanpa melewati kondisi kritis11nol

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

E = y +q²2 · g · y²E₂ = E₁ − Δz
Emin = 1,5 · ycΔzmax = E₁ − Emin₂
b₂min =Q√( g · ( E₂ / 1,5 )³ )

Lembar ini menggabungkan penyempitan dan kenaikan dasar karena keduanya bekerja pada besaran yang sama, yaitu energi spesifik yang tersisa di penampang hilir. Kenaikan dasar mengurangi energi yang tersedia, penyempitan menaikkan energi minimum yang dibutuhkan, dan aliran tersendat begitu keduanya bertemu. Kedua batas, kenaikan dasar terbesar dan lebar tersempit, dihitung dari persamaan yang sama.

rujukan

  1. 01Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. Bab 3, Energy and Momentum Principles.
  2. 02Henderson, F.M. (1966). Open Channel Flow. Macmillan. Bab 2.
  3. 03Sturm, T.W. (2010). Open Channel Hydraulics, edisi ke-2. McGraw-Hill.
  4. 04USGS (1988). Basic Hydraulic Principles of Open-Channel Flow, Open-File Report 88-707.