Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Respons air tanah

Tundaan puncaknya tidak pernah mencapai seperempat musim, betapa pun lamban akuifernya. Lapangan yang puncaknya lebih terlambat daripada itu tidak diberi makan oleh hujan setempat.

simulasiMuka air tanah terhadap imbuhan musiman dan pemompaan
satuanSI (m, mm/hari)
τ15 hari
Δh0,116 m
tp15 hari
Sy0,15
lembarGW-03rev A

verifikasi

7 dari 7 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Hitungan langkah demi langkah memulangkan simpangan bentuk tertutupnyaKonsistensi silangRunge-Kutta orde empat terhadap tanggapan tunak berayun0,1162m0,1162m< 0,0001%
Dan memulangkan tundaannya jugaKonsistensi silangTundaan tunak, arctan(ωτ) dibagi ω14,68d14,75d0,481%
Tundaannya tidak pernah mencapai seperempat musimSifat matematisarctan terbatas pada setengah pi11nol
Peredaman dan tundaan sepakat tentang tetapan waktu yang samaKonsistensi silangtan(ω × tundaan) = ωτ, dan peredaman = cos(ω × tundaan)15,0000d15,0000d< 0,0001%
Muka air rata-rata adalah imbuhan bersih dibagi tetapan resesinyaSifat matematisKeadaan tunak persamaan tampungan0,1500m0,1500mnol
Aliran dasar rata-rata menutup neraca airnyaKonsistensi silangKekekalan massa pada keadaan tunak1,5000mm/d1,5000mm/dnol
Akuifer yang lebih banyak menyimpan lebih meredam dan lebih terlambatPerilakuTetapan waktu adalah simpanan dibagi tetapan resesi11nol
  • Simpangan terbaca dari puncak dan lembah deret berlangkah seperempat hari, jadi puncaknya terbaca sedikit tumpul
  • Puncaknya dicari pada deret berlangkah seperempat hari

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

Sydhdt= R(t) − P − α hτ =Syα
peredaman =1√(1 + (ω τ)²)tundaan =arctan(ω τ)ω

Lembar ini sebenarnya lembar tentang umpan balik dan tundaan, dan air tanah hanya kebetulan menjadi bendanya. Umpan baliknya suku keluaran yang sebanding dengan muka airnya sendiri: makin tinggi muka air makin deras ia mengalir keluar, sehingga sistemnya selalu menarik dirinya kembali. Tundaannya simpanan tertentu: air yang masuk tidak segera menjadi muka air melainkan harus mengisi pori lebih dulu. Hasil bagi keduanya adalah tetapan waktu, dan seluruh perilaku sistemnya tergantung pada perbandingan tetapan waktu itu terhadap panjang musimnya. Yang paling berguna diingat dari lembar ini satu kalimat: tundaan puncaknya tidak pernah mencapai seperempat musim, betapa pun lamban akuifernya. Itu bukan angka empiris melainkan akibat bentuk arctan, yang tidak pernah mencapai setengah pi. Akibat praktisnya langsung: lapangan yang muka air tanahnya memuncak lebih dari tiga bulan sesudah puncak hujannya pasti tidak diberi makan oleh hujan setempat, dan mencari sumber imbuhannya di tempat lain akan lebih berhasil daripada memperbaiki taksiran simpanannya. Yang kedua: peredaman dan tundaan sama-sama mengukur satu besaran yang sama, yaitu tetapan waktu. Mengukur salah satunya di lapangan sudah cukup, dan mengukur keduanya adalah cara memeriksa apakah model tampungan tunggal ini memang berlaku di situ.

rujukan

  1. 01Kraijenhoff van de Leur, D.A. (1958). A study of non-steady groundwater flow with special reference to a reservoir coefficient. De Ingenieur 70.
  2. 02Gelhar, L.W. (1974). Stochastic analysis of phreatic aquifers. Water Resources Research 10(3).
  3. 03Cuthbert, M.O. (2014). Straight thinking about groundwater recession. Water Resources Research 50(3).
  4. 04Boussinesq, J. (1904). Recherches théoriques sur l'écoulement des nappes d'eau infiltrées dans le sol.