Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Rembesan

Drainase kaki yang lebih panjang menaikkan rembesannya, bukan menurunkannya. Yang dibelinya bukan air yang lebih sedikit melainkan tempat keluar yang terkendali.

simulasiGaris freatik pada bendungan urugan — parabola Kozeny
satuanSI (m, m/s)
H8,00 m
y₀0,703 m
q7,03 × 10⁻⁷ m³/s·m
k1,00 × 10⁻⁶ m/s
lembarGW-01rev A

verifikasi

8 dari 8 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Parabola melewati titik masuk terkoreksi setinggi muka air huluPulang pergiPersamaan parabola Kozeny, z² = y₀² + 2 y₀ d8,000000m8,000000m< 0,0001%
Rembesannya persis permeabilitas setara dikali y₀Sifat matematisCasagrande (1937), penyelesaian parabola Kozeny0,000000703m³/s per m0,000000703m³/s per mnol
Permeabilitas setara adalah rata-rata ukur mendatar dan tegaknyaKonsistensi silangPenampang terubah untuk tanah yang tak sama arah0,000001000m/s0,000001000m/snol
Bertemu rumus Dupuit ketika lintasan rembesannya jauh lebih panjang daripada tinggi airnyaKonsistensi silangDupuit (1863), q = k (H₁² − H₂²) / 2L0,000000708m³/s per m0,000000703m³/s per m0,771%
Garis freatik bertemu drainase pada empat puluh lima derajat, berapa pun ukurannyaSifat matematisSifat parabola sefokus, turunannya di fokus1,0000001,000000nol
Drainase yang lebih panjang menaikkan rembesannya, bukan menurunkannyaPerilakuAkibat lintasan rembesan yang memendek11nol
Tanah yang mendatarnya lebih lolos merembeskan lebih banyak, yang tegaknya lebih lolos merembeskan lebih sedikitPerilakuPemampatan absis pada penampang terubah, x' = x √(kv/kh)11nol
Gradien kritis untuk butiran bakuNilai terbitanTerzaghi, i_c = (Gs − 1)/(1 + e), Gs 2,65 dan e 0,700,97100,97060,042%
  • Dupuit mengabaikan komponen tegak kecepatan, jadi keduanya hanya wajib bertemu pada bendungan yang landai

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

z² = y₀² + 2 y₀ xy₀ = √(d² + H²) − dq = k y₀
x′ = x√kv√khk = √(kh kv)titik masuk dimundurkan 0,3 kali proyeksi mendatar lereng hulu yang terendam

Dua hal pada lembar ini yang paling berlawanan dengan dugaan awal. Pertama, drainase kaki yang lebih panjang menaikkan rembesan, bukan menurunkannya. Drainase memindahkan titik keluar air ke arah hulu, lintasan rembesannya karena itu memendek, gradiennya naik, dan debitnya ikut naik. Yang dibeli dengan drainase bukan air yang lebih sedikit melainkan tempat keluar yang terkendali, di dalam lapisan batu bergradasi yang memang dirancang menahan butiran. Membaca drainase sebagai alat pengurang rembesan akan membuat orang merancangnya terlalu pendek dan justru mendapatkan keduanya: rembesan yang hampir sama banyaknya, keluar di tempat yang salah. Kedua, tanah yang permeabilitas mendatarnya lebih besar daripada yang tegak merembeskan LEBIH BANYAK air daripada tanah seragam yang permeabilitas rata-rata ukurnya sama. Bendungan urugan dipadatkan lapis demi lapis, dan pemadatan lapis demi lapis selalu menghasilkan tanah yang mendatarnya lebih lolos. Jadi arah yang dihasilkan cara membangunnya sendiri adalah arah yang merugikan, dan itu sebabnya pengujian permeabilitas di lapangan menuntut arah pengukurannya dicatat.

rujukan

  1. 01Casagrande, A. (1937). Seepage through dams. J. New England Water Works Assoc. 51(2).
  2. 02Cedergren, H.R. (1989). Seepage, Drainage and Flow Nets, edisi ke-3. Wiley.
  3. 03USBR (1987). Design of Small Dams, edisi ke-3, bab 6.
  4. 04Kozeny, J. (1931). Grundwasserbewegung bei freiem Spiegel. Wasserkraft und Wasserwirtschaft 26.