Profil aliran berubah lambat
Di antara dua penampang kendali, muka air tidak sejajar dasar. Ia melengkung menuju kedalaman normal di satu sisi dan menjauhinya di sisi lain, dan bentuk lengkung itulah yang menentukan sejauh mana pengaruh sebuah bangunan menjalar.
verifikasi
6 dari 6 pemeriksaan lolosNilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.
| Yang diperiksa | Jenis | Acuan | Nilai acuan | Hitungan | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Pada kedalaman normal, kemiringan gesek sama dengan kemiringan dasar | Sifat matematis | Definisi aliran seragam | 0,001500 | 0,001500 | < 0,0001% |
| Pada kedalaman normal, kemiringan muka air nol | Sifat matematis | Akibat langsung dari aliran seragam | 0,00000000 | 0,00000000 | nol |
| Jarak penelusuran cocok dengan metode langkah langsung | Nilai terbitan | Metode langkah langsung, Chow (1959) Bab 10 | 242,7m | 242,7m | < 0,0001% |
| Profil bergerak mendekati kedalaman normal, bukan menjauhinya | Perilaku | Chow (1959) Bab 9, sifat asimtotik profil M1 | 1 | 1 | nol |
| Membalik lalu menghitung maju mengembalikan kedalaman semula | Pulang pergi | Persamaan Manning dibalik dengan metode bagi dua | 0,45162m | 0,45162m | < 0,0001% |
| Bilangan Froude bernilai satu pada kedalaman kritis | Sifat matematis | Definisi kondisi kritis | 1,000000 | 1,000000 | < 0,0001% |
- Toleransi 3 persen karena kedua metode memakai langkah berhingga yang berbeda arah: satu melangkah pada jarak, satunya pada kedalaman.
Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.
dasar perhitungan
Persamaan aliran berubah lambat diselesaikan dengan Runge-Kutta orde empat, bukan dengan langkah maju sederhana, karena galat langkah maju menumpuk sepanjang bentang panjang dan membuat profil menyimpang dari kedalaman normal yang seharusnya didekatinya. Arah penelusuran ditentukan fisika: aliran subkritis dikendalikan dari hilir sehingga ditelusuri ke arah hulu, sedangkan aliran superkritis dikendalikan dari hulu. Ruas yang mendekati kedalaman kritis digambar titik rapat — di situ penyebut (1 − Fr²) menuju nol dan kemiringan muka air menjadi tegak, yang merupakan batas keberlakuan persamaannya, bukan keadaan nyata.
rujukan
- 01Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. Bab 9 — Theory and Analysis of Gradually Varied Flow.
- 02Henderson, F.M. (1966). Open Channel Flow. Macmillan. Bab 6.
- 03USGS (1988). Basic Hydraulic Principles of Open-Channel Flow, Open-File Report 88-707.
- 04Sturm, T.W. (2010). Open Channel Hydraulics, edisi ke-2. McGraw-Hill.