Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Hukum dinding

Dekat dinding kekentalan yang menentukan dan kecepatannya naik lurus. Jauh dari dinding pusaran yang menentukan dan kecepatannya naik menurut logaritma. Di antara keduanya tidak ada hukum sederhana sama sekali.

simulasiHukum dinding — dua hukum dan daerah di antaranya
satuanSI (m, m/s, Pa)
u*0,0447 m/s
y⁺77,70
u⁺15,62
u0,6984 m/s
lembarPI-03rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Tetapan von Karman sesuai nilai terbitanNilai terbitanNikuradse (1932), nilai 0,41 yang dipakai luas0,41000,4100nol
Di lapisan kental kecepatan tak berdimensi sama dengan jaraknyaSifat matematisBentuk baku hukum dinding, u+ = y+1,0000001,000000nol
Hukum logaritmik pada y+ seratus memberi 16,22Nilai terbitanDihitung dengan tangan dari (1/0,41) ln 100 + 516,232116,2321nol
Pada tetapan lama kedua hukum berpotongan di 11,6Nilai terbitanBatas lapisan kental semu yang lazim dikutip, tetapan 0,40 dan 5,511,60011,6350,302%
Penggolongan lapisan sesuai batas 5 dan 30PerilakuBatas baku lapisan kental dan lapisan logaritmik11nol
Tebal lapisan kental berbanding terbalik dengan kecepatan gesekSifat matematisDefinisi y+ = y u* / nu pada y+ = 50,00006435m0,00006435mnol
  • Nilai 11,6 adalah pembulatan dari titik potong yang sesungguhnya 11,635.

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

y⁺ =y u*νu⁺ =uu*u* = √(τ₀ / ρ)
u⁺ = y⁺bila y⁺ di bawah 5u⁺ =1κln y⁺ + Bbila y⁺ di atas 30
κ = 0,41B = 5,0pasangan lama 0,40 dan 5,5 memberi titik potong 11,6

Yang membuat lembar ini layak dibaca justru daerah kosong di tengahnya. Dua hukum di kiri dan kanan sama-sama sederhana dan sama-sama terbukti: dekat dinding kekentalan menguasai dan kecepatannya naik lurus terhadap jarak; jauh dari dinding pusaran menguasai dan kecepatannya naik menurut logaritma jarak. Di antara keduanya ada daerah tempat kedua sebab bekerja bersama, dan hasilnya tidak berbentuk rumus sederhana apa pun. Kebiasaan buku ajar adalah menggambar satu kurva mulus yang menyambung keduanya, dan kebiasaan itu menyesatkan karena membuat daerah penyangga tampak seperti bagian dari sebuah hukum tunggal. Di sini kedua hukum sengaja digambar sebagai dua garis yang berpotongan dan saling melampaui, dan daerah di antaranya diarsir tanpa kurva. Perhatikan juga bahwa sumbu mendatarnya logaritmik: itulah sebabnya hukum logaritmik tampak sebagai garis lurus, dan hukum kental yang sesungguhnya lurus justru tampak melengkung.

rujukan

  1. 01Nikuradse, J. (1932). Gesetzmässigkeiten der turbulenten Strömung in glatten Rohren. VDI-Forschungsheft 356.
  2. 02Schlichting, H. & Gersten, K. (2017). Boundary-Layer Theory, edisi ke-9. Springer, Bab 17.
  3. 03Pope, S.B. (2000). Turbulent Flows. Cambridge University Press, Bab 7.