Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Gerombolan ikan

Tidak ada ikan yang tahu bentuk gerombolannya. Masing-masing hanya menjalankan tiga aturan tetangga terdekat, dan bentuknya muncul sendiri.

simulasiTiga aturan tetangga terdekat, dilihat dari atas
satuanSI (m)
P0,181
M0,119
d_nn1,06 m
R4,36 m
lembarEH-05rev A

verifikasi

5 dari 5 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Gambarnya sama persis tiap kali dijalankanPulang pergiPembangkit acak berbenih tetap0,0000000000,000000000nol
Keteraturan arahnya naik bersama bobot penyamaan arahPerilakuVicsek dkk. (1995), Phys. Rev. Lett. 7511nol
Keteraturan arahnya tidak pernah melampaui satuSifat matematisBatasannya: panjang jumlah vektor satuan dibagi banyaknya11nol
Tidak ada seekor pun yang melaju lebih cepat daripada yang lainSifat matematisSifat yang harus berlaku pada aturan yang hanya memutar arah11nol
Bobot menjauh yang besar merenggangkan jarak tetangga terdekatnyaPerilakuPerilaku yang harus berlaku pada aturan menjauhnya11nol

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

menjauh: menjauhi tetangga yang lebih dekat daripada jarak nyamannya
menyelaraskan: memutar arah menuju arah rata-rata tetangganya
mendekat: menuju pusat tetangganya bila sudah terlalu renggang

Tidak ada satu pun ikan pada lembar ini yang tahu bentuk gerombolannya. Masing-masing hanya melihat beberapa tetangga terdekatnya dan menjalankan tiga aturan sederhana: jangan menabrak, ikuti arah mereka, dan jangan tertinggal. Dari tiga aturan itu, tanpa satu pun pemimpin dan tanpa satu pun rencana, muncul bentuk-bentuk yang seluruhnya punya nama dalam pustaka perikanan. Yang paling pantas diperhatikan bukan bahwa bentuknya muncul melainkan bahwa perpindahan antar bentuknya mendadak. Naikkan bobot penyamaan arah sedikit demi sedikit dan gerombolan yang tadinya berputar tanpa arah akan tiba-tiba, pada satu nilai sempit, berubah menjadi satu barisan yang seluruhnya searah. Tidak ada keadaan setengah jalan yang bertahan lama di antara keduanya. Bagi rekayasa sungai, dua hal mengikuti. Pertama, ikan yang bergerombol memasuki lintasan ikan sebagai satu kesatuan, bukan satu per satu, jadi lintasan yang lebarnya dirancang dari satu ekor akan menyumbat. Kedua, gangguan yang memecah gerombolan, misalnya cahaya, suara, atau arus yang berganti mendadak, dapat menghilangkan perilaku bergerombolnya sama sekali meskipun tidak satu ikan pun terluka.

rujukan

  1. 01Reynolds, C.W. (1987). Flocks, herds and schools: a distributed behavioral model. SIGGRAPH Comput. Graph. 21, 25–34.
  2. 02Couzin, I.D. dkk. (2002). Collective memory and spatial sorting in animal groups. J. Theor. Biol. 218, 1–11.
  3. 03Partridge, B.L. (1982). The structure and function of fish schools. Sci. Am. 246, 114–123.
  4. 04Vicsek, T. dkk. (1995). Novel type of phase transition in a system of self-driven particles. Phys. Rev. Lett. 75, 1226–1229.