Gaya pada belokan pipa
Hampir seluruh gaya belokan berasal dari tekanan, bukan dari air yang bergerak. Blok angkurnya karena itu ditentukan tekanan uji, bukan debitnya.
verifikasi
7 dari 7 pemeriksaan lolosNilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.
| Yang diperiksa | Jenis | Acuan | Nilai acuan | Hitungan | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Membalik arah sepenuhnya menuntut akar dua kali gaya belokan siku | Sifat matematis | Selisih vektor laju aliran momentum pada penampang yang sama | 1,414214 | 1,414214 | nol |
| Gaya tekanan dan laju aliran momentum berjumlah resultannya | Pulang pergi | Kekekalan momentum pada volume kendalinya | 158.705,486N | 158.705,486N | nol |
| Kehilangan pembesaran mendadak memakai kuadrat selisih kecepatannya | Nilai terbitan | Borda (1766) dan Carnot (1783), hL = (V1 − V2)²/2g | 0,000000m | 0,000000m | nol |
| Kehilangan penyempitan mendadak mengikuti koefisien tepi tajam | Nilai terbitan | Idelchik (1996), diagram 3-7, K = 0,5 (1 − A2/A1) | 0,000000m | 0,000000m | nol |
| Pembesaran penampang menaikkan tekanan meskipun energinya hilang | Perilaku | Perilaku yang harus berlaku: kecepatan yang lepas melebihi tekanan yang didapat | 1 | 1 | nol |
| Belokan lurus tidak membelokkan apa pun, jadi gayanya sejajar pipanya | Sifat matematis | Sifat yang harus berlaku pada sudut nol | 0,000000N | 0,000000N | nol |
| Suku tekanan menguasai suku momentum pada pipa air bertekanan | Perilaku | Perbandingan besar kedua suku pada pipa rancangan yang lazim | 1 | 1 | nol |
Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.
dasar perhitungan
Angka yang paling sering mengejutkan pada lembar ini adalah bagian tekanannya. Pada pipa air kota yang biasa, sembilan puluh tujuh sampai sembilan puluh sembilan persen gaya belokannya berasal dari tekanan dan hanya sisanya dari momentum air yang bergerak. Akibatnya sederhana dan sering dilupakan: blok angkur dirancang untuk tekanan uji, bukan untuk tekanan kerja, dan sama sekali bukan untuk debit. Pipa yang sedang diuji tekan dengan airnya diam menuntut angkur yang hampir sama besarnya dengan pipa yang mengalir penuh, dan justru uji tekanlah yang biasanya menjadi keadaan paling berat sepanjang umur pipa, karena tekanan ujinya memang sengaja dibuat lebih tinggi daripada tekanan kerjanya. Dua kesalahan yang lahir dari lupa ini sama-sama mahal. Yang pertama merancang angkur dari debit puncak dan mendapati blok bergeser saat uji tekan pertama, sebelum satu tetes air pun dialirkan kepada pelanggan. Yang kedua menambah ukuran blok setiap kali debitnya dinaikkan, padahal yang menentukan tidak pernah berubah.
rujukan
- 01AWWA (2017). M11 Steel Water Pipe: A Guide for Design and Installation, edisi ke-5.
- 02Ductile Iron Pipe Research Association (2016). Thrust Restraint Design for Ductile Iron Pipe, edisi ke-7.
- 03Streeter, V.L. & Wylie, E.B. (1985). Fluid Mechanics, edisi ke-8, bab 3.
- 04Terzaghi, K., Peck, R.B. & Mesri, G. (1996). Soil Mechanics in Engineering Practice, edisi ke-3.