Erosi dan suspensi
Tiga pertanyaan berbeda dalam satu gambar: kapan butir mulai bergerak, kapan ia berhenti dan mengendap, dan kapan ia lepas dari dasar dan melayang. Ketiganya tidak terjadi pada kecepatan yang sama.
verifikasi
6 dari 6 pemeriksaan lolosNilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.
| Yang diperiksa | Jenis | Acuan | Nilai acuan | Hitungan | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Kurva pengendapan tidak pernah melampaui kurva erosi | Sifat matematis | Sifat yang harus berlaku: butir tidak mengendap saat masih tererosi | 0 | 0 | nol |
| Kecepatan pada kurva erosi tepat berada di ambang gerak | Pulang pergi | Perjalanan bolak-balik lewat koefisien Chezy dan ambang Shields | 1 | 1 | nol |
| Pasir halus 0,1 mm mulai tererosi sekitar 0,15 m per detik | Nilai terbitan | Diagram Hjulstrom (1935), pita pada butir 0,1 mm | 0,1600m/s | 0,1473m/s | 7,94% |
| Butir yang lebih besar menuntut kecepatan erosi yang lebih besar | Perilaku | Perilaku yang harus berlaku di atas ukuran pasir | 1 | 1 | nol |
| Kurva melayang selalu di atas kurva erosi pada pasir dan kerikil | Sifat matematis | Sifat yang harus berlaku: melayang menuntut lebih dari sekadar bergerak | 1 | 1 | nol |
| Butir kohesif di bawah 0,06 mm ditandai | Perilaku | Batas golongan lanau, tempat kurva erosi berhenti berlaku | 1 | 1 | nol |
- Pita Hjulstrom asli memang lebar, kira-kira 0,1 sampai 0,25 m per detik pada ukuran ini, karena bergantung pada kekasaran dan kedalaman yang tidak disebutkan di gambarnya.
Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.
dasar perhitungan
Diagram ini menjawab tiga pertanyaan sekaligus dengan satu gambar, dan justru karena itu ia sering disalahpahami. Kurva atas menyatakan kapan butir yang sedang diam mulai bergerak. Kurva bawah menyatakan kapan butir yang sedang bergerak berhenti dan mengendap. Kurva ketiga menyatakan kapan butir yang bergerak berhenti menyentuh dasar dan mulai melayang. Ketiganya bukan satu kurva yang sama dilihat dari sudut berbeda: jarak antara kurva atas dan bawah adalah daerah tempat butir yang sudah bergerak tetap bergerak sedangkan butir yang diam tetap diam, dan daerah itu nyata. Sebuah sungai yang kecepatannya berada di sana akan mengangkut apa yang sudah terangkut tanpa menambah muatan baru dari dasarnya. Kurva erosi di sini diturunkan dari ambang Shields lewat koefisien Chezy, bukan dibaca dari gambar Hjulstrom asli, supaya lembar ini tetap satu bangunan dengan lembar SD-01 dan tidak memakai dua sumber yang dapat bertentangan.
rujukan
- 01Hjulström, F. (1935). Studies of the morphological activity of rivers as illustrated by the River Fyris. Bulletin of the Geological Institute of Uppsala 25.
- 02Sundborg, Å. (1956). The River Klarälven: a study of fluvial processes. Geografiska Annaler 38.
- 03Shields, A. (1936). Anwendung der Ähnlichkeitsmechanik auf die Geschiebebewegung. Preussische Versuchsanstalt für Wasserbau 26.
- 04Miedema, S.A. (2012). Constructing the Shields curve. Journal of Dredging Engineering, vol. 12.