Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Bendung ogee

Mercunya dibentuk mengikuti jejak tirai luapan bebas, sehingga pada tinggi rancangan air menyentuhnya tanpa menekan dan tanpa terangkat. Di luar tinggi itu, keduanya terjadi.

simulasiBendung ogee — bentuk mercu WES dan kapasitas luapannya
satuanSI (m, m³/s)
He/Hd1,010
Cd2,203
Q126,5 m³/s
p-0,03 m
lembarHS-01rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Bentuk mercu WES turun setengah tinggi rancangan pada x sama dengan HdNilai terbitanUSACE Hydraulic Design Criteria 111, tetapan 0,5 pada rumus mercu-1,000000m-1,000000mnol
Pada tinggi rancangan koefisien debitnya 2,2Nilai terbitanUSBR Design of Small Dams, nilai SI pada tinggi rancangan2,2000002,200000nol
Pada tinggi rancangan tekanan di mercu nolSifat matematisSifat yang menjadi alasan bentuk ogee dipilih0,000000m0,000000mnol
Debit pulang ke nilainya dari koefisien dan tinggi energiPulang pergiPerjalanan bolak-balik lewat rumus ambang126,51315m³/s126,51315m³/snol
Di atas tinggi rancangan tekanan mercunya negatifPerilakuPerilaku yang menjadi sebab kavitasi pada pelimpah yang dilampaui11nol
Tinggi energi tidak pernah lebih kecil daripada tinggi muka airSifat matematisSifat yang harus berlaku: tinggi kecepatan datang tidak negatif11nol

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

yHd= −0,5(xHd)^1,85bentuk WES
Q = Cd L He^1,5He = h +Va²2gCd₀ = 2,2
tekanan mercu nol bila He sama dengan Hd; kavitasi bila di bawah -6 m

Bentuk mercu ogee bukan pilihan gaya melainkan jawaban atas satu pertanyaan yang sangat khusus: bentuk apa yang, bila dialiri air, tidak menekan maupun mengangkat airnya sendiri. Jawabannya ditemukan dengan cara yang mengejutkan sederhana, yaitu mengukur bentuk permukaan bawah tirai luapan bebas dari ambang tajam, lalu mencetak beton persis mengikuti bentuk itu. Karena mercunya menjadi tempat air memang ingin lewat, pada tinggi rancangan tekanan di seluruh permukaannya sama dengan tekanan udara. Yang perlu diingat: syarat itu berlaku pada tinggi ENERGI, bukan pada tinggi muka air. Keduanya berbeda sebesar tinggi kecepatan datang, dan pada bendung rendah dengan tinggi rancangan besar selisihnya sama sekali tidak kecil. Perhatikan pula apa yang terjadi di luar tinggi rancangan: di bawahnya tirai menekan dan koefisien debitnya turun, di atasnya tirai terangkat, tekanan menjadi negatif, dan koefisien debitnya naik. Kenaikan itu tampak menguntungkan dan justru merupakan tanda bahaya.

rujukan

  1. 01US Army Corps of Engineers (1987). Hydraulic Design Criteria, lembar 111-1 sampai 111-18.
  2. 02USBR (1987). Design of Small Dams, edisi ke-3, Bab 9: pelimpah.
  3. 03Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill, Bab 14.
  4. 04Falvey, H.T. (1990). Cavitation in Chutes and Spillways. USBR Engineering Monograph 42.