Lompat ke konten
HidroLablaboratorium hidraulika interaktif
/

Asumsi hidrostatis

Satu bilangan menentukan seluruhnya: V² dibagi gR. Kedalamannya lenyap dari perbandingan, jadi yang menentukan hanya kecepatan dan kelengkungannya.

simulasiSebaran tekanan pada penampang bergaris arus melengkung
satuanSI (kPa, m, m/s)
V²/gR0,153
p₀9,8 kPa
p8,3 kPa
Δ/p₀15,3 %
lembarFF-04rev A

verifikasi

6 dari 6 pemeriksaan lolos

Nilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.

Yang diperiksaJenisAcuanNilai acuanHitunganSelisih
Simpangan nisbinya hanya kecepatan kuadrat dibagi g kali jari-jariSifat matematisPercepatan menuju pusat lengkung, Δp = ρ V² d / R0,1529050,152905nol
Simpangan nisbinya tidak berubah ketika kedalamannya dilipattigakanKonsistensi silangAkibat langsung lenyapnya kedalaman dari perbandingannya0,1529050,152905nol
Garis arus lurus memulangkan sebaran hidrostatisKonsistensi silangBatas jari-jari lengkung menuju tak hingga9,8100kPa9,8100kPa< 0,0001%
Garis arus cembung ke atas menurunkan tekanan di dasarPerilakuArah percepatan menuju pusat lengkungnya11nol
Tekanan sebenarnya adalah hidrostatis ditambah simpangannyaPulang pergiPenguraian yang dipakai lembar ini8,310000kPa8,310000kPanol
Anggapan hidrostatis dinyatakan tidak berlaku tepat pada ambangnyaPerilakuAmbang simpangan 5 persen11nol

Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.

dasar perhitungan

Δp =ρ V² dRp = ρgd + Δp
Δpρgd=V²gRkedalamannya lenyap; batas yang lazim diabaikan 5 persen

Hampir seluruh hidraulika saluran terbuka berdiri di atas satu anggapan yang jarang disebut, yaitu bahwa tekanan bertambah lurus terhadap kedalaman seperti pada air yang diam. Anggapan itu menuntut garis arusnya lurus dan sejajar, dan ia benar pada hampir seluruh panjang sungai. Yang perlu diketahui adalah di mana ia berhenti benar. Begitu garis arusnya melengkung, percepatan menuju pusat lengkungnya harus disediakan oleh selisih tekanan, dan simpangannya terhadap hidrostatis sebesar rho V kuadrat d dibagi R. Dibagi tekanan hidrostatisnya sendiri, kedalamannya lenyap dari perbandingan dan yang tersisa hanya V kuadrat dibagi gR. Satu bilangan, dan seluruh keputusan bergantung padanya. Di atas mercu pelimpah garis arusnya cembung ke atas, jadi tekanan dasarnya lebih kecil daripada hidrostatis, dan pada mercu yang tajam ia dapat habis sama sekali. Di kaki pelimpah keadaannya terbalik: tekanannya lebih besar, dan justru kelebihan itulah yang menuntut lantai kolam olakan setebal yang biasa kita lihat. Dua tempat pada satu bangunan yang sama, dengan dua kesimpulan yang berlawanan, dan keduanya tidak akan pernah muncul dari perhitungan yang memakai anggapan hidrostatis di mana-mana.

rujukan

  1. 01Rouse, H. (1946). Elementary Mechanics of Fluids, bab 4.
  2. 02Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics, bab 1.
  3. 03Montes, J.S. (1998). Hydraulics of Open Channel Flow, bab 6.
  4. 04Hager, W.H. (2010). Wastewater Hydraulics, edisi ke-2, bab 2.