Asumsi hidrostatis
Satu bilangan menentukan seluruhnya: V² dibagi gR. Kedalamannya lenyap dari perbandingan, jadi yang menentukan hanya kecepatan dan kelengkungannya.
verifikasi
6 dari 6 pemeriksaan lolosNilai acuan berasal dari luar aplikasi ini. Kolom hitungan dievaluasi saat halaman digambar, jadi tabel ini ikut berubah bila modelnya berubah.
| Yang diperiksa | Jenis | Acuan | Nilai acuan | Hitungan | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Simpangan nisbinya hanya kecepatan kuadrat dibagi g kali jari-jari | Sifat matematis | Percepatan menuju pusat lengkung, Δp = ρ V² d / R | 0,152905 | 0,152905 | nol |
| Simpangan nisbinya tidak berubah ketika kedalamannya dilipattigakan | Konsistensi silang | Akibat langsung lenyapnya kedalaman dari perbandingannya | 0,152905 | 0,152905 | nol |
| Garis arus lurus memulangkan sebaran hidrostatis | Konsistensi silang | Batas jari-jari lengkung menuju tak hingga | 9,8100kPa | 9,8100kPa | < 0,0001% |
| Garis arus cembung ke atas menurunkan tekanan di dasar | Perilaku | Arah percepatan menuju pusat lengkungnya | 1 | 1 | nol |
| Tekanan sebenarnya adalah hidrostatis ditambah simpangannya | Pulang pergi | Penguraian yang dipakai lembar ini | 8,310000kPa | 8,310000kPa | nol |
| Anggapan hidrostatis dinyatakan tidak berlaku tepat pada ambangnya | Perilaku | Ambang simpangan 5 persen | 1 | 1 | nol |
Seluruh pemeriksaan ini juga tersedia sebagai berkas uji yang dapat dijalankan sendiri dengan perintah npm test.
dasar perhitungan
Hampir seluruh hidraulika saluran terbuka berdiri di atas satu anggapan yang jarang disebut, yaitu bahwa tekanan bertambah lurus terhadap kedalaman seperti pada air yang diam. Anggapan itu menuntut garis arusnya lurus dan sejajar, dan ia benar pada hampir seluruh panjang sungai. Yang perlu diketahui adalah di mana ia berhenti benar. Begitu garis arusnya melengkung, percepatan menuju pusat lengkungnya harus disediakan oleh selisih tekanan, dan simpangannya terhadap hidrostatis sebesar rho V kuadrat d dibagi R. Dibagi tekanan hidrostatisnya sendiri, kedalamannya lenyap dari perbandingan dan yang tersisa hanya V kuadrat dibagi gR. Satu bilangan, dan seluruh keputusan bergantung padanya. Di atas mercu pelimpah garis arusnya cembung ke atas, jadi tekanan dasarnya lebih kecil daripada hidrostatis, dan pada mercu yang tajam ia dapat habis sama sekali. Di kaki pelimpah keadaannya terbalik: tekanannya lebih besar, dan justru kelebihan itulah yang menuntut lantai kolam olakan setebal yang biasa kita lihat. Dua tempat pada satu bangunan yang sama, dengan dua kesimpulan yang berlawanan, dan keduanya tidak akan pernah muncul dari perhitungan yang memakai anggapan hidrostatis di mana-mana.
rujukan
- 01Rouse, H. (1946). Elementary Mechanics of Fluids, bab 4.
- 02Chow, V.T. (1959). Open-Channel Hydraulics, bab 1.
- 03Montes, J.S. (1998). Hydraulics of Open Channel Flow, bab 6.
- 04Hager, W.H. (2010). Wastewater Hydraulics, edisi ke-2, bab 2.